besti69
besti69
besti69
besti69

Ketua DPRD Lingga Terima Keluhan Warga: Pelayanan Listrik PLN di Mensanak Kurang Memuaskan

Lingga, Batamnews – Warga Desa Mensanak, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten LinggaKepulauan Riau (Kepulauan Riau), mengeluh tentang layanan listrik PLN yang beroperasi hanya selama 14 jam per hari, namun sering mati secara tiba-tiba, tidak terjadwal dan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Masalah ini sangat dirasakan warga desa yang jauh dari ibu kota Kabupaten Lingga. Terakhir, pengaduan warga disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Lingga Ahmad Nashiruddin.

“Di sini hampir setiap hari listrik padam, nyala sebentar, lalu nyala lagi sebentar. Padahal sudah 2 hari mati listrik, apalagi sejak bulan puasa Ramadhan 1444 Hijriah dimulai kemarin. ,” kata Ketua DPRD Lingga mengadu kepada warga setempat, Rabu (17/5/2023).

Baca juga: Cen Sui Lan meresmikan Rp. 7 Miliar Jembatan Gantung Kerandin-Pekaka

Menurut warga, dampak pemadaman listrik yang kerap berlangsung lama kerap mengakibatkan hilangnya sinyal telekomunikasi dan rusaknya beberapa peralatan rumah tangga yang menggunakan listrik.

“Warga di desa ini sering merasa gelap di malam hari, dan akses komunikasi menjadi sulit. Jika listrik dalam waktu lama padam, sinyal telepon, SMS, dan akses internet juga terputus,” kata pria yang akrab disapa Udin itu usai mendengarkan. . terhadap keluhan warga. .

Ketua DPRD Lingga itu pun mengaku banyak menerima laporan ketidakpuasan masyarakat terhadap layanan PLN, tidak hanya di wilayah Desa Mensanak, tapi juga di barangay lain di Kecamatan Lingga.

Baca juga: Camat Senayang Buka Turnamen Bola Voli Mamut Cup II Dengan Semangat Sportifitas

“Banyak keluhan masyarakat terhadap pelayanan PLN, khususnya di daerah ini. Kami akan segera menindaklanjutinya dan meminta penjelasan dari PLN. Jika perlu, kami akan mengirimkan surat ke pusat,” kata politikus Partai NasDem itu.

Ia pun berharap Pemerintah Daerah (Pemda) Lingga dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri segera mengambil tindakan dan mencari solusi atas keluhan masyarakat tersebut.

“Kami sebagai perwakilan masyarakat menuntut agar PLN segera memperhatikan pengaduan masyarakat Kabupaten Lingga ini,” imbuhnya.